Memilih antara lampu LED sorot dan sorot banjir adalah salah satu keputusan terpenting saat menyiapkan sistem pencahayaan off-road Anda. Memahami perbedaannya membantu Anda mengoptimalkan visibilitas untuk kondisi berkendara spesifik Anda.
Lampu sorot LED menghasilkan pola sinar yang sempit dan terfokus (biasanya 10-30 derajat) yang memberikan penerangan jarak jauh yang luar biasa. Jaraknya bisa mencapai 300-500+ meter, menjadikannya ideal untuk lari gurun berkecepatan tinggi di mana Anda perlu melihat rintangan jauh di depan. Balok titik yang dipasang di atap menawarkan jarak lemparan terjauh.
Lampu LED pancaran banjir menciptakan pola sinar tersebar luas (60-120 derajat) yang menerangi area luas di dekat kendaraan. Mereka unggul dalam penjelajahan batu dengan kecepatan lambat, pengaturan berkemah, dan pencahayaan kerja yang memerlukan visibilitas periferal. Lampu sorot yang dipasang di bumper dan spatbor memberikan cakupan jarak dekat terbaik.
Lampu sorot kombo menggabungkan elemen titik dan banjir dalam satu rumah, menawarkan penerangan serbaguna untuk medan campuran. Banyak bilah lampu Aurora menampilkan desain dua baris dengan reflektor titik dan banjir terpisah.
Bagi sebagian besar penggemar off-road, pendekatan kombinasi adalah yang terbaik: lampu sorot yang dipasang di atap atau bilah lampu kombo untuk jarak jauh, lampu sorot yang dipasang di bumper untuk jangkauan jarak dekat, dan pod titik pilar A untuk penerangan terarah. Pengaturan tiga posisi ini memberikan pencahayaan komprehensif untuk kondisi jalan apa pun.
Rangkaian produk Aurora mencakup opsi sinar titik, banjir, dan kombo di seluruh bilah lampu, lampu pod, dan lampu kerja. Semuanya menggunakan chip LED Osram dan Lumileds untuk kecerahan dan keandalan maksimum.
